Nov 16

PENDAHULUAN

Bagaimanakah hakikat, substansi, esensi, dan rahasia ruh ? Dapatkah manusia memikirkannya atau menjangkaunya dengan nalar ? Begitu banyak pertanyaan seputar “RUH”, para ilmuwan pun sampai sekarang masih bertanya-tanya tentangnya. Bahkan dengan penuh keangkuhan ada yang diam-diam mengadakan eksperimen untuk menciptakan ruh. Apakah sebenarnya “RUH” itu ? Dapatkah kita menjawabnya secara tuntas ? Padahal  perihal “Ruh” ini, telah jelas-jelas dimaklumkan dalam Al-Qur’an :

Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah,”RUH” itu adalah urusan Tuhan-KU, kamu tidak diberi ilmu  kecuali sedikit” (QS Al-Isra’ : 85)

Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 8.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , ,

Oct 08

1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.
Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)
Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 10.0/10 (4 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , ,

Sep 29

Tafsir Basmalah => Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, dalam bukunya “Tafsir Juz’amma” menjelaskan perihal basmalah sebagai berikut  :

Firman Allah SWT :

Bismillahirrahmaanirrahiim

“Artinya : Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”

Jar majrur (bi ismi)
di awal ayat berkaitan dengan kata kerja yang tersembunyi setelahnya sesuai dengan jenis aktifitas yang sedang dikerjakan. Misalnya anda membaca basmalah ketika hendak makan, maka takdir kalimatnya adalah : “Dengan menyebut nama Allah aku makan”.

Kita katakan (dalam kaidah bahasa Arab) bahwa jar majrur harus memiliki kaitan dengan kata yang tersembunyi setelahnya, karena keduanya adalah ma’mul. Sedang setiap ma’mul harus memiliki ‘amil.
Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 6.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , , , , ,

Sep 13

Sejarah Tafsir Al Qur’an => Sejarah ini diawali dengan masa Rasulullah SAW masih hidup seringkali timbul beberapa perbedaan pemahaman tentang makna sebuah ayat. Untuk itu mereka dapat langsung menanyakan pada Rasulullah SAW. Secara garis besar ada tiga sumber utama yang dirujuk oleh para sahabat dalam menafsirkan Al-Qur’an :

Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , , , , ,