Jan 15

Eramuslim – Orang bijak mengatakan, doa tanpa usaha adalah bohong dan usaha tanpa doa adalah sombong. Doa dan usaha adalah dua aktifitas yang tidak bisa dipisahkan. Kita tidak bisa hanya berdoa saja tanpa melakukan usaha semaksimal mungkin untuk mengapai tujuan kita. Kita juga tidak bisa hanya berusaha saja, tanpa berdoa dan mengabaikan Allah sebagai penentu berhasil atau tidaknya tujuan kita.

Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 9.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags:

Dec 22

Di era globalisasi sekarang ini, kebohongan dan kepalsuan telah menjalar dan menjadi borok di segala lapisan masyarakat. Bahkan di Amerika berdasarkan sebuah survey terpercaya, didapatkan angka 91% dari warganya terbiasa berbohong. Sebagian umat Islam-pun ada yang kecanduan dengan sikap tercela ini. Tulisan di bawah ini, mudah-mudahan menguatkan kita untuk menghindari kebiasaan tercela tersebut.
Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , ,

Nov 30

Rasa malu bagi seseorang merupakan daya kekuatan yang mendorongnya berwatak ingin selalu berbuat pantas dan menjauhi segala perilaku tidak patut. Orang yang memiliki watak malu adalah orang yang cepat menyingkiri segala bentuk kejahatan. Sebaliknya, yang tidak memiliki rasa malu berarti ia akan dengan tenang melakukan kejahatan, tidak peduli omongan, bahkan, cercaan orang lain. ”Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu,” begitu mottonya.

Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 1.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: ,

Nov 30

Rumah Rasulullah SAW sudah dikepung. Sebelas gembong penjahat dari beragam kabilah mendekam di persembunyiannya. Masing-masing siaga dengan senjata terhunus. Mata mereka liar nyaris tak berkedip mengawasi setiap celah yang memungkinkan Rasulullah SAW keluar.

Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , ,

Nov 29

Cepat sekali waktu berlalu. Mengalir tak pernah berhenti. Jam demi jam, menit demi menit, detik demi detik, bergerak. Waktu tak dapat ditunda, tak dapat ditahan dan tak mungkin ada yang mampu mengulang. Itu artinya, usia kita pun berkurang. Kita… semakin dekat ke liang lahat.

Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , ,

Nov 16

Tulisan berikut sekedar mengingatkan, terutama bagi saudariku, kaum muslimah, agar berhati-hati terhadap perkara yang sering mereka remehkan ini dan bahkan banyak yang senang melakukannya. Sebagai awal renungan, perhatikanlah kisah berikut :

AMER Bin Dinar berkata : “Seorang laki-laki di sebuah desa mempunyai adik perempuan yang tinggal di ujung kota. Suatu hari adik perempuannya ini mengadu kepadanya bahwa ia kini sedang sakit keras. Si kakak dengan bergegas menjenguk dan menengoknya. Tidak lama kemudian si adik perempuannya itu meninggal dunia dan mayatnya pun lalu dikuburkan.

Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 10.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: +1 (from 1 vote)

written by Ismail Musa \\ tags: , , , , , , , , , , , , ,

Sep 29

Tathayyur (Merasa Sial)

Merasa sial karena sesuatu, tempat, waktu, seseorang dan sebagainya adalah termasuk ramalan yang sangat laku di pasaran, secara berkelompok atau perorangan.

Di zaman dahulu pernah juga terjadi demikian, misalnya tentang kaum Nabi Saleh, mereka ini berkata kepadanya:

“Kami merasa sial sebab kamu dan orang-orang yang bersamamu.” (an-Naml: 47)

Fir’aun dan kaumnya apabila ditimpa suatu musibah, mereka menganggap kesialannya itu karena Musa dan orang-orang yang bersamanya.1

Dan banyak pula orang-orang kafir yang sesat itu kalau mendapat bala’ dari Allah, mereka kemudian berkata kepada para juru da’wah dan Rasul:

“Kami merasa sial sebab kamu semua.” (Yasin:18)

Tetapi para Rasul itu kemudian menjawab:

“Kesialanmu itu sebab kamu sendiri.” (Yasin: 19)

Yakni sebab-sebab kesialanmu itu ada pada kamu sendiri, yaitu lantaran kamu kufur, ingkar dan memusuhi Allah dan RasulNya.

Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , , , , ,

Sep 26

Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Al-Qur’an

Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta’ala :

Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah saw. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.

Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdullah : “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.”

Wanita tua : “Salaamun qoulan min robbi rohiim.” (QS. Yaasin : 58) (“Salam sebagai ucapan dari Tuhan maha kasih”)
Continue reading »

VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.7.7_1013]
Rating: 0 (from 0 votes)

written by Ismail Musa \\ tags: , , ,