Allah berfirman yang artinya, “(Yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS. asy-Syu’ara: 88-89)
Ibnu Katsir berkata, “‘(Yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna’ Artinya, harta seseorang tidak akan bisa menjaga diri orang tersebut dari azab Allah, walaupun dia menebusnya dengan emas seluas dan sepenuh bumi. ‘Dan tidak pula anak-anak laki-laki’, artinya tidak pula bisa menghindarkan dirinya dari azab Allah, walaupun dia menebus dirinya dengan semua manusia yang bisa memberikan manfaat kepadanya. Yang bermanfaat pada hari kiamat hanyalah keimanan kepada Allah dan memurnikan peribadatan hanya untuk-Nya, serta berlepas diri dari kesyirikan dan dari para pelakunya. Oleh karena itu, Allah kemudian berfirman, ‘Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.’ Yaitu, hati yang terhindar dari kesyirikan dan dari kotoran-kotoran hati.”
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 10.0/10 (1 vote cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
\\ tags: Ibnu Katsir, Mensucikan hati
Dikisahkan ada seorang tukang air memiliki dua tempayan keramik (gentong) besar yang difungsikan untuk mengangkut air dari sumber mata air ke rumah majikannya. Masing-masing tempayan bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa dengan cara menyilang pada pundak si tukang air. Satu dari tempayan itu retak dan bocor, sedangkan tempayan yang satunya lagi bagus dan tidak bocor.
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 9.0/10 (2 votes cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
\\ tags: Kisah tempayan retak, majikan, taman bunga
Rosulullah SAW, bersabda:
Bukanlah seorang mukmin orang yang selalu Mencela, Mengutuk , Berkata keji dan Berkata Kotor..
( H R . Muslim )
Dari hadis diatas mejelaskan bahwa bukanlah orang mukmin….., yang mana bersifat belum termasuk mukmin yang baik, bukan berartikan mutlak bukan mukmin. Pesan tersebut mengajak kita untuk menjauhi kata- kata yang bersifat mencela, menyakiti orang lain dan sebagainya.
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 0.0/10 (0 votes cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
(Sebuah Renungan)
* Ya Allah ambillah kesombonganku dariku. Allah berkata, “Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.”
* Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat. Allah berkata, “Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.”
* Ya Allah beri aku kesabaran. Allah berkata, “Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.”
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 9.0/10 (1 vote cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
\\ tags: Berkata tidak, es, Hadist Qudsi
Pengantar Kehidupan Dunia = > Abdul Malik bin Muhammad al-Qasim dalam bukunya yang berjudul Ad-Dun-yaa Zhillun Zaa-i (Menyikapi Kehidupan Dunia: Negeri Ujian Penuh Cobaan), menjelaskan perihal kehidupan dunia sebagai berikut :
Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati dunia dengan firman-Nya:
“… Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” [Al-Mukmin: 39]
Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan peringatan kepada manusia akan fitnah (cobaan) berupa harta dan anak-anak dengan firman-Nya:
“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanya sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” [Al-Anfaal: 28]
Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang manusia agar tidak selalu memperhatikan apa yang dimiliki orang lain dengan firman-Nya.
“Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya ….” [Thahaa: 131]
Ayat-ayat al-Qur-an yang mencela dunia sangatlah banyak, bahkan sebagian besar mencakup pencelaan terhadap dunia, memalingkan manusia dari dunia, mengajak mereka menuju kehidupan akhirat. Sangatlah jelas apa yang diungkap dalam al-Qur-an tentang hal ini, maka tidak diperlukan lagi untuk mengungkap dalil dari al-Qur-an yang menjelaskan tentang kesucian akhirat. [1]
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 0.0/10 (0 votes cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
\\ tags: Al-Hasan Al-Bashri, HR. Al-Bukhori, Tazkiyatun Nufus
dakwatuna.com - Menapaki jalan hidup kadang seperti menggoreskan koas pada sebuah bahan lukisan. Mulus tidaknya goresan sangat bergantung pada jiwa sang pelukis. Jangan biarkan jiwa kering dan gersang. Karena lukisan hanya akan berbentuk benang kusut.
Bayangkan saat diri tertimpa musibah. Ada reaksi yang bergulir dalam tubuh. Tiba-tiba, batin diselimuti khawatir akibat rasa takut, tidak aman, cemas dan ledakan perasaan yang berlebihan. Tubuh menjadi tidak seimbang. Muncullah berbagai reaksi biokimia tubuh: kadar adrenalin dalam darah meningkat, penggunaan energi tubuh mencapai titik tertinggi; gula, kolesterol, dan asam-asam lemak ikut tersalur dalam aliran darah. Tekanan darah pun meningkat. Denyutnya mengalami percepatan. Saat glukosa tersalurkan ke otak, kadar kolesterol naik. Setelah itu, otak pun meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh. Dan, kekebalan tubuh pun melemah.
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 0.0/10 (0 votes cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
Apakah orang orang non muslim seperti Bunda Theresa, Louis Pasteur, Issaac Newton, Thomas Alfa Edison dan penemu-penemu besar untuk kemajuan kemanusiaan itu semuanya masuk neraka karena mereka adalah non muslim?
Apakah orang-orang yang yang bermandikan peluh keringat, meneteskan air mata, berkorban darah dan nyawa untuk membela manusia dan kemanusian itu semuanya masuk neraka karena mereka non muslim. Dan sebaliknya, apakah orang-orang malas yang menghabiskan waktu mereka disudut-sudut masjid semuanya masuk surga hanya karena mereka muslim?
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 10.0/10 (1 vote cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
\\ tags: Bunda Theresa, Issaac Newton, Louis Pasteur, Neraka, Surga, Thomas Alfa Edison
Kutipan dari : “Jagalah Dirimu” karya ‘Abdul Muhsin bin ‘Abdul Jabar
Belajar Islam => “Maksiat”, suatu kata yang sering terlintas bahkan melekat pada lingkungan disekitar saudara-saudara, bahkan pada kelakuan kita sehari-hari sendiri. Umumnya kita sudah sadar bahwa maksiat yang kita lakukan awalnya merupakan suatu dosa, kesalahan, kebodohan serta menganiaya diri sendiri. Namun seiring dengan menganggap remeh kelakuan maksiat tersebut semakin sering pula kita menunda untuk bertaubat. Kejadian ini sebenarnya dapat segera diakhiri jika kita mau membuka hati dan akal kita lewat sebuah perenungan… keutamaan bertaubat.
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 0.0/10 (0 votes cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
\\ tags: 'Abdul Muhsin bin 'Abdul Jabar, dosa, H.R. Muslim, Ibnu Mas'ud, Maksiat
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah
dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah.
Bulan yang paling mulia disisi Allah.
Hari-harinya adalah hari-hari paling utama.
Malam-malamnya adalah
malam-malam yang paling utama.
Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah
dan dimuliakan-Nya.
Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah,
amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah.
Continue reading »
VN:F [1.7.7_1013] Rating: 0.0/10 (0 votes cast) VN:F [1.7.7_1013]
written by Ismail Musa
\\ tags: amal, Bulan suci, Mukminin, Nabi, Ramadhan
|
Komentar Terbaru